prokimad, 4 mei 2008
biasanya ku melihat kau melintas
bercengkerama bersama air
melompar kesana kemari
menyambut indahnya dunia
*
tapi kemana kau ini ?
peluhku kering menunggumu
katanya kau tak bisa kemari
apa gerangan yang terjadi ?
*
sibuk apa kau ini
sakitkah kau ?
lalu kutanya pada air
tapi air tak sampai dihadapanku
*
katanya mata air telah pensiun
pensiun ? layaknya pegawai negeri ?
ah ... ada - ada saja
itu hanya kabar angin - anginan
*
tapi sungai itu kering
benar saja, mata air mungkin lelah
atau sakitkah dia ?
jangan - jangan ... mati ...
*
aku berjalan bersama ilalang
ingin ku urai sebuah tanya
kan ku bawa daun - daun kehidupan
kembali berdendang bersama alam
*
katanya ... benar katanya
mata air itu telah mati
kenapa ? kenapa begini ?
mata air mati, tak ada lagi kehidupan
*
daun - daun hijau?
kemana dia ?
aku tetap mencari
daun - daun mengering, bumi hampir mati