Jumat, 30 Mei 2008

air mata pohon tua

22 mei 2008
01.48 wib
mengapa kau menangis pohon tua ?
" aku telah menjadi peneduh
untuk kehidupan mereka,
tapi ..."
mengapa kau menangis pohon tua ?
" aku telah menyimpan tetesan - tetesan air
untuk kehidupan mereka,
tapi ..."
mengapa kau menangis pohon tua ?
" aku memberikan buah - buah
untuk kehidupan mereka,
tapi ..."
mengapa kau menangis pohon tua ?
" aku telah menjadi tempat
anak cucu mereka bercanda tawa,
tapi ..."
tapi ... mengapa kau menangis ?
" aku kini menjadi rumah bagi
paku - paku berkarat yang mereka tancapkan
untuk kehidupan mereka
untuk kekuasaan mereka

Tidak ada komentar: