tetes air terakhir
di wajah layu bumi ini
adalah tetes air mata
dari sebuah sesal
Minggu, 28 Maret 2010
Kamis, 09 April 2009
saat aku sendiri
kini aku sendiri lagi
dimana cahaya matahari?
dimana air gemericik?
semua sirna
kau disana dalam keabadian
bersama kenangan bumi yang hijau
bersama daun - daun yang t'lah lama mati
dimana cahaya matahari?
dimana air gemericik?
semua sirna
kau disana dalam keabadian
bersama kenangan bumi yang hijau
bersama daun - daun yang t'lah lama mati
Rabu, 24 Desember 2008
dan akupun lelah
ragaku terasa panas dimuka bumi ini
jiwaku terasa lelah meratapi bumi ini
ditempat aku berdiri
dibawah pohon - pohon beton busuk
dinaungi awan - awan hitam pembakaran
dan akupun lelah
berteriak - teriak tak ada yang mendengar
bercerita tak ada yang peduli
bumiku merana bersama ragaku
dan akupun lelah
jiwaku terasa lelah meratapi bumi ini
ditempat aku berdiri
dibawah pohon - pohon beton busuk
dinaungi awan - awan hitam pembakaran
dan akupun lelah
berteriak - teriak tak ada yang mendengar
bercerita tak ada yang peduli
bumiku merana bersama ragaku
dan akupun lelah
Kamis, 31 Juli 2008
mata air mata hati
prokimad, 29 juli 2008
11.00 wib
11.00 wib
tanpamu ...
aku melihat tanpa mata
aku berjalan tanpa kaki
aku bersuara tanpa kata
aku hidup tanpa hembusan nafas
mata air mata hati
tanpamu ...
aku perlahan memudar
aku perlahan mati
perlahan tapi pasti
mata air mata hati
aku melihat tanpa mata
aku berjalan tanpa kaki
aku bersuara tanpa kata
aku hidup tanpa hembusan nafas
mata air mata hati
tanpamu ...
aku perlahan memudar
aku perlahan mati
perlahan tapi pasti
mata air mata hati
Selasa, 29 Juli 2008
apa yang ku rasa
aroma tanah basah semerbak
dalam riuh rendah pohon – pohon beton
potongan – potongan aspal panas
dalam selimut asap pekat
dalam rerimbunan hutan kenangan
dalam riuh rendah pohon – pohon beton
potongan – potongan aspal panas
dalam selimut asap pekat
dalam rerimbunan hutan kenangan
pohon – pohon musim gugur meranggas
menjatuhkan daun – daun plastik
menyuburkan tanah – tanah kekuasaan
apa yang kau rasa ?
apa yang ku rasa ?
kalau aku melihat tanah bersih
kan kujilati agar tak lari
kalau aku bertemu dengan daun – daun kering
kan kupeluk agar merasuk dalam hati
kapan ? dimana ?
hijau ? bersih ? tanah ?
sampah ? polusi ?
beton ? aspal ?
bumiku ?
menjatuhkan daun – daun plastik
menyuburkan tanah – tanah kekuasaan
apa yang kau rasa ?
apa yang ku rasa ?
kalau aku melihat tanah bersih
kan kujilati agar tak lari
kalau aku bertemu dengan daun – daun kering
kan kupeluk agar merasuk dalam hati
kapan ? dimana ?
hijau ? bersih ? tanah ?
sampah ? polusi ?
beton ? aspal ?
bumiku ?
satu pohon seribu paku
Satu pohon seribu paku
Satu paku seribu petaka
Senyum manis yang berujung bencana
Bendera kemenangan memilukan
Bumi menangis menahan perih
Kuku – kuku kekuasaan menancap
Dalam sorak sorai pesta rakyat
Senin, 30 Juni 2008
orang gila di pinggir jalan
prokimad 6 januari 2003
udara segar ?!
tak ada lagi !
langit biru ?!
sudah hampir hilang !
polusi ?!
makin menjadi - jadi !
sampah ?!
wah ... makin hari makin liar !
orang gila ?!
apa mau dikata
yang waras jadi gila
yang gila jadi ... ???
tak ada lagi !
langit biru ?!
sudah hampir hilang !
polusi ?!
makin menjadi - jadi !
sampah ?!
wah ... makin hari makin liar !
orang gila ?!
apa mau dikata
yang waras jadi gila
yang gila jadi ... ???
Langganan:
Postingan (Atom)